
Saat Merenung 7
1. Sekarang Guru kita yang baik telah meminta, dan mengajari kita untuk meminta, untuk sesuatu yang sangat berharga yang mencakup semua yang dapat kita rindukan di dunia ini dan bahwa Dia telah memberi kita anugerah yang begitu indah untuk menjadikan kita saudara-saudara-Nya, mari kita lihat apa yang Dia ingin kita berikan untuk Bapa-Nya, dan bagaimana Dia mempersembahkan hadiah ini untuk kita dan apa yang Dia minta dari kita. Karena tepatlah bahwa kita dengan cara apapun melayani Dia sebagai balasan atas anugerah yang begitu besar. ¡Oh Yesus yang baik! Apa yang Engkau berikan atas nama kami sebagai anugerah atas apa yang Engkau minta untuk kami bukanlah hal yang kecil, meskipun itu benar-benar tidak berarti apa-apa kalau dibandingkan dengan kebesaran Tuhan utang kita kepada-Nya. Tetapi tentu saja, Tuhanku, Engkau tidak meninggalkan kami dengan tangan kosong ketika kami memberikan segala yang kami bisa – maksud saya kalau kita benar-benar memberikannya, seperti yang kita katakan akan kita berikan.
2. “Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.” Engkau bertindak dengan tepat, ya Guru kami yang baik, untuk membuat permohonan ini sehingga kami dapat menyelesaikan apa yang Engkau berikan atas nama kami. Karena tentu saja, ya Tuhan, kalau Engkau tidak mengajukan permohonan ini, tugas itu bagi saya tampaknya mustahil. Tetapi ketika Bapa-Mu melakukan apa yang Engkau minta dengan memberi kami kerajaan-Nya di bumi ini, saya tahu bahwa kami akan membuat Sabda-Mu menjadi kenyataan dengan memberikan apa yang Engkau berikan untuk kami. Karena begitu dunia menjadi surga, ada kemungkinan kehendak-Mu terlaksana di dalam diriku. Tetapi kalau dunia tidak menjadi surga – dan dunia yang menyedihkan dan tandus seperti dunia saya – saya tidak tahu, ya Tuhan, bagaimana hal itu mungkin. Apa yang Engkau berikan, itu memang suatu yang hebat! (Way;St Teresa dari Yesus)